Pengumpan RSS

Monthly Archives: Maret 2009

Golput atau Contreng ?

Golput … golput … golput …
Mau …. mau … mau ………………… ???

Sori, ini bukan bermaksud ngiklan … tapi sekedar pengen nulis ngawur aja … lagian aku gak pake produk dari iklan itu … suwer deh … apaan tuh …. nah udah mulai ngawur deh ….. haaarghh …

Benar saudara-saudara, kali ini aku mau bicara ‘sdikit’ ngawur … Selagi ngawur itu belum dilarang … kayak kata orang2, tertawalah sebelum tertawa itu dilarang … nah lhoo … jadi, ngawurlah sebelum ngawur itu dikarang, eh dilarang … hehehehe

πŸ˜€

Lanjuuuut bos …

Iklan

Mematangkan Telur dengan Menggunakan HP

Mau tahu cara memasak telur dengan memanfaatkan handphone ? Coba cara berikut ini …

Selanjutnya…

Ini Foto yang Sebenarnya dari Insiden Itu

Beberapa hari ini ketika saya membuka dasbor WordPress saya, saya sering garuk-garuk kepala walaupun tidak begitu gatal membaca begitu banyaknya artikel tentang tingkah laku sensasional artis. Ada cerita tentang Dea Imut, Saiful dan Kiki, dll.

Yang paling heboh barangkali adalah berita tentang ‘insiden kecil’ yang dilakukan Saiful Djamil terhadap Kiki Fatmala. Awalnya banyak yang menceritakan tentang Saiful yang ‘tanpa sengaja’ meremas payudara si Kiki saat shooting berlangsung. Ini pelecehean seksual, sergah si Kiki berang.

Saat saya berkelana di Youtube, saya menemukan video yang merekam shooting mereka ini dan ternyata yang diremas bukan payudaranya tapi bokongnya. Weleh … weleh …. Tapi waktu itu saya tidak begitu peduli. Mau payudara kek, mau bokong kek, atau mau anu kek … tidak ada manfaatnya buat saya. Yang penting, ternyata berita itu salah. Bukan payudara, tapi bokong.

Hari – hari pun berlalu …

Lanjut …

Kecanduan Facebook Itu Merusak ?

Artikel ini saya dapatkan dari email seorang teman. Saya merasa artikel ini cukup bermanfaat untuk membuka wawasan kita akan suatu situasi dan kondisi yang selama ini kita geluti dengan akrab. Kemudian atas persetujuan beliau, saya posting di sini dengan penyesuaian secukupnya. Kiranya bermanfaat buat kita.


Beberapa waktu lalu muncul laporan mengenai tanda-tanda orang kecanduan Facebook atau situs jejaring sosial lainnya, misalnya Anda mengubah status lebih dari dua kali sehari dan rajin mengomentari perubahan status teman. Anda juga rajin membaca profil teman lebih dari dua kali sehari meski ia tidak mengirimkan pesan atau men-tag Anda di fotonya.

Laporan terbaru dari The Daily Mail menyebutkan, kecanduan situs jejaring sosial seperti Facebook atau MySpace juga bisa membahayakan kesehatan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri. Meningkatnya pengisolasian diri dapat mengubah cara kerja gen, membingungkan respons kekebalan, level hormon, fungsi urat nadi, dan merusak performa mental. Hal ini memang bertolak belakang dengan tujuan dibentuknya situs-situs jejaring sosial, di mana pengguna diiming-imingi untuk dapat menemukan teman-teman lama atau berkomentar mengenai apa yang sedang terjadi pada rekan Anda saat ini.

Suatu hubungan mulai menjadi kering ketika para individunya tak lagi menghadiri social gathering, menghindari pertemuan dengan teman-teman atau keluarga, dan lebih memilih berlama-lama menatap komputer (atau ponsel). Ketika akhirnya berinteraksi dengan rekan-rekan, mereka menjadi gelisah karena “berpisah” dari komputernya.

Si pengguna akhirnya tertarik ke dalam dunia artifisial. Seseorang yang teman-teman utamanya adalah orang asing yang baru ditemui di Facebook atau Friendster akan menemui kesulitan dalam berkomunikasi secara face-to-face. Perilaku ini dapat meningkatkan risiko kesehatan yang serius, seperti kanker, stroke, penyakit jantung, dan dementia (kepikunan), demikian menurut Dr Aric Sigman dalam The Biologist, jurnal yang dirilis oleh The Institute of Biology.

Pertemuan secara face-to-face memiliki pengaruh pada tubuh yang tidak terlihat ketika mengirim email. Level hormon seperti oxytocin yang mendorong orang untuk berpelukan atau saling berinteraksi berubah, tergantung dekat atau tidaknya para pengguna. Beberapa gen, termasuk gen yang berhubungan dengan sistem kekebalan dan respons terhadap stres, beraksi secara berbeda, tergantung pada seberapa sering interaksi sosial yang dilakukan seseorang dengan yang lain.

Menurutnya, media elektronik juga menghancurkan secara perlahan-lahan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh.

“Salah satu perubahan yang paling sering dilontarkan dalam kebiasaan sehari-hari penduduk Inggris adalah pengurangan interaksi dengan sesama mereka dalam jumlah menit per hari. Kurang dari dua dekade, jumlah orang yang mengatakan bahwa tidak ada orang yang dapat diajak berdiskusi mengenai masalah penting menjadi berlipat”

Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila menggunakan mouse atau memencet keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari, Anda dapat mengalami cidera tekanan yang berulang-ulang. Penyakit punggung juga merupakan hal yang umum terjadi pada orang-orang yang menghabiskan banyak waktu duduk di depan meja komputer. Jika pada malam hari Anda masih sibuk mengomentari status teman Anda, Anda juga kekurangan waktu tidur. Kehilangan waktu tidur dalam waktu lama dapat menyebabkan kantuk berkepanjangan, sulit berkonsentrasi, dan depresi dari sistem kekebalan. Seseorang yang menghabiskan waktunya di depan komputer juga akan jarang berolahraga sehingga kecanduan aktivitas ini dapat menimbulkan kondisi fisik yang lemah, bahkan obesitas.

Tidak heran jika Dr Sigman mengkhawatirkan arah dari masalah ini.

“Situs jejaring sosial seharusnya dapat menjadi bumbu dari kehidupan sosial kita, namun yang kami temukan sangat berbeda. Kenyataannya situs-situs tersebut tidak menjadi alat yang dapat meningkatkan kualitas hidup, melainkan alat yang membuat kita salah arah,” tegasnya.

Namun, bila aktivitas Facebook Anda masih sekadar sign in, mengonfirmasi friend requests, membaca message ini, lalu sign out, tampaknya Anda tak perlu khawatir bakal terkena risiko kanker, stroke, bahkan menderita pikun.

(tambahan dari penulis)

Ini juga berlaku untuk situs jejaring sosial lainnya seperti Friendster.

Pertanyaan yang tersisa, kita termasuk kategori yang mana kah ?

\(x___x)/

Fan

Kalau Bos Sedang Stress …

Beginilah kira-kira reaksi seorang boss bila sedang stress akibat krisis ekonomi …

Pada awalnya…
si boss berkata, β€œKerja yang baik, kamu akan baik-baik saja”

work-hard-image001

Setelah seminggu …

??? ….

Award RFren

Kali ini saya ingin mempublikasikan award saya (award yang kedua) yang saya (dan beberapa teman lain) terima dari seorang blogger keren yang mengaku bernama RyChan. Anda tahu apa itu keren ? Cari saja penjelasannya di Wikipedia, Ensiklopedia Britannica, Youtube atau mungkin di Friendster atau di mana saja lah … entah lah, terserah … πŸ˜€

Beliauw dengan ‘sedikit’ memaksa πŸ˜€ (cuma sedikit) menyuruh kami-kami yang menerima RyChan’s Award ini untuk memposting artikel tentang award ini dan juga ‘sedikit’ memaksa (yaa cuma sedikit doang kok) agar kami menampilkan logo-logo keren kami, yang merupakan hasil buatan dan budi baik beliauw, di sidebar blog kami masing-masing, seperti yang Anda saksikan di sidebar blog ini.

Awalnya banyak blogger yang kena getahnya award ini, eh salah .. maksudnya kena enaknya award ini (karena gratis kali) yang melongo-ria alias berbengong-ria alias berbingung-ria dengan adanya award yang diadakan oleh RyChan ini. Simak saja komentar-komentar mereka di sini dan di sini.

Dan sesuai dengan permintaan beliaw, yang juga ‘memaksa’ πŸ˜€ , maka saya perlu berterima kasih pada beliauw yang telah bersusah hati, eh … bersusah payah membuatkan banner gratis buat saya walaupun saya tidak minta (hwa ha ha ha …. πŸ˜€ πŸ˜† )

Ya sudah, mari kita lihat dan amati bersama-sama bagaimana bentuk dan ciri khas dari ikan pesut ini, eeeh … maksud saya mari kita lihat dan amati Award dari RyChan ini :

Macam mana sih bentuknya ? ….

Youtube: Two-Headed Girl

Pernah membayangkan satu tubuh memiliki dua kepala ?

Maksudnya ? …

%d blogger menyukai ini: